Batu Dua : Kawasan Wisata Dirgantara di Sumedang

Kabupaten Sumedang terletak 45 km dari Kota Bandung dan dilintasi jalur Bandung-Cirebon (Sumber : wikipedia.org). Data tahun 2007, menyatakan Kabupaten Sumedang berpenduduk 1.1 juta jiwa.Well, pastinya sekarang sudah bertambah 3 jiwa karena saya dan kedua orang tua saya hijrah ke Sumedang sejak tahun 2008.

Sejak jaman dahulu Sumedang terkenal akan panganan Tahu. Namun, kini Sumedang tidak hanya identik dengan tahu, Waduk Jatigede mungkin. Atau beberapa destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi salah satunya yaitu Kawasan Wisata Batu Dua.

asal-usul-tahu-sumedang
Tahu Bungkeng, sejak Tahun 1917   Sumber : ragamkuliner.com

Kawasan Wisata Batu Dua termasuk dalam kawasan Gunung Lingga di Desa Lingga Jaya, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang. Berjarak sekitar 4-5 Km dari Jalan Raya Sumedang – Wado. Wilayah ini terletak pada ketinggian 930 meter di atas permukaan laut, dan menyuguhkan hamparan pemandangan alam yang mempesona.

img_20161030_084128_hdr
Bentangan Alam Waduk Jatigede dan sekitarnya dari Kawasan Wisata Batu Dua
img_20161030_084543_hdr
Bentangan Alam Sumedang dan sekitarnya dari Kawasan Wisata Batu Dua

Akses jalan menuju Kawasan Wisata Batu Dua kondisinya baik dan sudah diperkeras dengan pengaspalan. Walaupun dibeberapa titik ada potensi longsor. Karena kontur wilayahnya yang berbukit, saran saya ketika ingin mengunjungi tempat ini, transportasi yang Anda gunakan dalam kondisi baik.

img_20161030_092451_hdr
Gunung Tampomas

img_20161030_091030_hdr

Ada kisah menarik dibalik Kawasan Wisata Batu Dua ini. Menurut warga yang saya sempat temui disana, cerita awal terbukanya Kawasan Wisata Batu Dua ini yaitu lewat program pemberdayaan masyarakat seperti PNPM Mandiri Perdesaan dan PPIP. Lewat program tersebut dibangunlah kelengkapan infrastruktur desa termasuk didalamnya akses jalan. Masyarakat bersama pemerintah setempat berembug dan merencanakan pembangunan serta potensi pengembangan kawasan. Sampai akhirnya dibangunlah Kawasan Wisata Batu Dua.

Adanya panas kawasan dan hembusan angin di sekitar Kawasan Wisata Batu Dua sangat mendukung olahraga paralayang. Panas kawasan bisa menerbangkan paralayang lebih tinggi lagi, lebih dari 1000 meter di atas permukaan laut. Sehingga bisa terbang lebih lama. Hembusan angin membuatnya bisa melakukan manuver serta bisa mencapai berbagai tempat pendaratan yang tersedia.

Tahun 2013 yang lalu, Batu Dua menjadi tempat diselenggarakannya Kejuaraan Pra Piala Dunia Paralayang “Indonesia Pre World Cup 2013, Batu Dua Open” pada Minggu (29/9/13), yang secara resmi dibuka oleh Bupati Sumedang H. Endang Sukandar. Dan di Tahun 2016, sebagai tempat diselenggarakannya cabang olahraga Paralayang PON ke-XIX Jawa Barat.

img_20160919_112706
Pertandingan Cabang Olah Raga Paralayang PON ke – XIX 2016 di Batu Dua, Sumedang Sumber : tribratanewsjabar.com

Jangan takut kelaparan, karena di seputaran areal parkir ada banyak warung/kios yang menjual makanan dan minuman. Ada bisa makan bandros dengan sepuasnya. Hayu ameng ka Sumedang.

Suatu Siang di Gasibu

Minggu lalu, dalam perjalanan menuju Sumedang. Saya menyempatkan diri untuk istirahat sejenak diseputaran Lapangan Gasibu, Kota Bandung. Ngadem ceritanya sambil nunggu tukang gehu pedas. Mungkin saja ada yang lewat.

img_20161014_122008

Setelah parkir motor, lalu berjalan ke arah depan Gedung Sate. Duduk santai di bawah pohon rindang. Asyik. Ternyata disambut sama maskot PON ke XIX Tahun 2016, dua ekor surili (lala dan lili). Wilujeung Sumping, di Kota Bandung !!!

img_20161014_122733
Gedung Sate
img_20161014_122506
Lala dan Lili

Sejak dulu, lapangan Gasibu dikenal sebagai salah satu tempat olah raga dan nongkrong yang asyik. Tiap pagi, siang atau sore sering terlihat masyarakat yang sedang jalan santai, berlari ataupun sekedar duduk bersantai bersama teman atau kerabatnya. Kini lapangan Gasibu sudah selesai dipugar. Dan hasilnya cakep. Saya mau da klo disuruh lari 15 keliling disini 🙂

img_20161014_123606_hdr
Lapangan Gasibu
img_20161014_123034
Jogging track
img_20161021_193613
Jogging track

Jadi, ketika main/mampir ke Bandung lagi harus diagendakan untuk mencicipi lintasan lari ini. Gak boleh ketinggalan lagi perlengapan larinya. he he he

Shy Shy Cat (Malu Malu Kucing)

Film Shy Shy Cat atau bisa juga disebut Era Era Hoyong dalam bahasa Sunda, sukses bikin hampir sepanjang film ketawa lepas. Lucunya tuh effortless. Film arahan Monty Tiwa yang skenarionya ditulis bareng Adhitya Mulya. Berlatar budaya Sunda, Shy Shy Cat dikemas ringan namun berbobot. Tipe film yang buat penontonnya merenung setelahnya.

pxiwh5kn

Akting para pelakonnya total. Bakal geli berjamaah liat Acha Septriasa bisa kayak gitu. Tika Bravani ini aktingnya jempolan, layak ditunggu film2 berikutnya. Nirina yang judes dan atau galak tapi sayang sama orang tua dan sahabat2nya. Senang liat Nirina main film lagi. Fedi Nuril dan Titi Kamal udah jangan ditanya lagi aktingnya bagaimana. Pas memerankan karakter dengan paket komplit. Soleh Solihun jadi salah satu scene stealer.

Tonton gih, kalo lagi butuh ketawa lepas