Support System

(kiri-kanan : endri, saya, bagus, bayu dan ucup)
Ada masa dimana seseorang merasa berada di titik terendah. Segala daya dan upaya telah dilakukan untuk mencapai cita-cita yang diharapkan. Namun hal tersebut belum bisa dicapai dan perjuangan masih terus berlanjut.

Untuk dapat sukses mencapai cita-cita yang diharapkan diperlukan usaha yang keras, do’a yang tak terputus, sabar yang luas dan support system yang kuat. Salah satu support system yang ada adalah teman. Apalagi ketika berada diperantauan. Teman sudah seperti keluarga sendiri.

Gambar diatas (minus chibo) adalah support system saya ketika menjadi assistant trainee di SGRO di Kebun Mesuji, OKI, Sumatera Selatan. We have been called OL TEAM. Kami kebagian jatah piket di tempat tinggal dan ruang kelas setiap hari Selasa.

Mereka dalam beberapa kesempatan menunjuk saya untuk jadi juru bicara. Yang tanpa saya sadari mengasah kemampuan berbicara saya didepan umum. Juga dengan setengah memaksa menyuruh saya untuk belajar mengendarai kendaraan roda 2, sampai akhirnya bisa. Yeay me!

Mereka yang penuh sukarela mengambil jatah lauk pauk ketika ikan emas atau ikan patin dihidangkan (saya kurang suka makan ikan, kecuali ikan lele dan ikan asin). Mereka yang (mungkin) ikhlas tidurnya diiringi suara ngorok saya.

We met in 2011 and keep being friends ever since. Thank you for always support, help and be there for me with no questions ask.

#Teman #SupportSystem #SGRO
Depok, 8 April 2016

heyrul_

Advertisements

Published by

Arul Wahidin

avid reader | part-time runner | suka minum teh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s